Kelucuan Humor Kocak Ala Madura

Dalam penceritaan humor, penutur membuat kelucuan dengan sengaja. Baik penutur maupun pembaca mempersiapkan diri untuk terlibat dalam komunikasi penceritaan. Implikatur dalam humor berbeda dengan implikatur dalam percakapan serius atau percakapan biasa.

Berikut ini kami sajikan beberapa adegan kelucuan dalam bentuk humor Madura, yang kerap dijadikan anekdot menarik, yang kami ambil dari buku Humor Madura, Penulis H. Musa, MBA., Tim GIP, Penerbit Prestasi, Kelompok Gema Insani  Jakarta, Th. 2006

Telor
Penjual  : “Ibu ini mau beli telor atau apa.” Kok dari tadi milih-milih melulu.”
Pembeli : “Ya Mau Beli, Tetapi Cari Yang Isinya Tidak Busuk.”
Penjual  : “Boo, biarpun bapak bupati tidak mungkin tahu isinya telor, bagus atau busuk.”

Jembatan Madura (I)
Guru : “Apa yang kamu ketahui tentang rencana pembuatan jembatan Madura, Din?”
Udin    : “Sebenarnya orang Jawa takut sekali kehilangan orang Madura, karena orang Jawa sudah ketagihan soto madura, sate madura dan, ramuan madura. Karena itu pulau Madura mau mereka ikat pakai jembatan besi dan beton.”

Jembatan Madura (II)
Pimpro (Pimpinan Proyek):
“Jembatan yang akan menghuhungkan Madura dengan Surabaya akan dibuat dari beton bertulang supaya tahan lima puluh tahun.”
Hadirin : “Tidak setuju kalau dibuat darin beton. Kami mohon dibuat dari besi seluruhnya.”
Pimpro : “Apa alasan saudara?”
Hadirin: “Kalau dibuat darin besi, setelah lima puluh tahun”kan jadi besi tua, bisa dipotong-potong dan dijual kiloan, pak.”

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.