Dengan Kesenian Mengembalikan Fantasi Madura

Untuk menemukan kembali tubuh dan suara yang tidak terkait langsung dengan kerja, untuk menuntut pelatihan tubuh, untuk tujuan lain seperti pertarungan, tantangan dan kepercayaan diri. Seni ini juga berfungsi sebagai penyampai informasi bagi penduduk setempat dan pembentukan jaringan kenalan.

Helene melihat, bahwa para pelaku seni, permainan musik, penyanyi, penari atau aktor hampir tidak membedakan diri dengan masyarakat luasnya. Kegiatannya merupakan pekerjaan khas yang membedakan mereka pada satu tertentu dengan masyarakat sekitarnya dan ini dilakukan serentak dengan kegiatan ekonomi lain, kegiatan ritual, soal ekonomi, sehingga seni temporal dan pertunjukan menjadi pelayanan sosial sekaligus kegembiraan pribadi dengan pemain dan penonton yang berbaur.

Maka, rasa tidak puas dan ketegangan yang berkaitan dengan sistem politik sosial yang berlalu dihimpun, disalurkan dan dilarutkan di dalam kegiatan kesenian. Pada umumnya, kegiatan ini berpihak pada status quo dan tidak memberikan banyak ruang bagi kritik. Mungkin sekali, masyarakat cenderung untuk menyeleksi lembaga pentas seperti seni dan olah raga yang hanya lari dari fungsinya yaitu penenteraman dan perpaduan sosial ketika terjadi situasi kritis. Teater sebagai pemandu dan cara untuk melepaskan diri, sementara topeng mengungkap masa lalu yang sulit dilakukan, loddrok dan drama merujuk pada kedua dunia yang berbeda, di satu pihak kehidupan sehari-hari dan modernisasi Indonesia yang dipentaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.