Beberapa penelitian menunjukkan meski perempuan madura memiliki kekuatan ekonomi dengan kepemilikan pemukiman tanean lanjeng, namun masih kuatnya budaya patriarki yang meng¬ hegemoni masyarakat madura pada umumnya berimplikasi pada rendahnya
Lontar Madura
Tulisan Tebaru
Legenda Pangeran Segara
Konon, kerajaan Raja Siluman ada di hutan Kera-Nipa di kawasan pantai utara di wilayah Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura. Akhirnya Putri Kuning diperistri oleh Raja Siluman dan melahirkan seorang anak laki-laki dan diberi nam
Cerita Rakyat Desa Socah Bangkalan
Jokotole mendapatkan izin ayahnya untuk menemui raja Majapahit, ia lalu di tunjuk sebagai pembantu empu-empu. Pada saat bekerja dengan empu-empu Jokotole meminta supaya dirinya dibakar sampai menjadi arang
Marlena; Peristiwa Pagi Hari
Sebagai anak desa yang dilahirkan dalam kondisi alam penuh keberingasan, ia merasa berdosa, sakit, getir, dan dendam bila membiarkan begitu saja tumpah darahnya diinjak-injak oleh jaman.
Legenda Bhuju’ Tolombung
Kepercayaan ini dipertegas dengan adanya cerita tentang seseorang yang dikabarkan tenggelam di Bhuju’ Tolombung, saat berusaha mengambil celuritnya yang jatuh ke dalam sumber
Legenda Gunung Geger
Menurut kepercayaan masyarakat di Pulau Madura pada umumnya mereka mengakui bahwa Gunung Geger yang terletak di wilayah Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan
Marlena; Menggapai Harapan
Marlena menemukan setitik harapan dan kebahagiaan. Kini dia punya keluarga, punya kakak, dan dia tidak perlu lagi bersusah payah bekerja jadi buruh angkuta ikan di pantai.
Jejak Budaya Austronesia di Kawasan Pantai Utara Pulau Madura
Dalam penelitian Melacak Jejak-Jejak Budaya Austronesia di Kawasan Pantai Utara Pulau Madura dilakukan 3 (tiga) pendekatan yaitu pendekatan geomorfologi, arkeologi dan etnografi
Identitas dan Warna Lokal Dalam Sastra Madura Modern
Perkembangan sastra Madura modern memang memprihatinkan. Bahkan, ada yang mempertanyakan keberadaan sastra Madura modern.
