Abd. Sukur Notoasmoro, Menoreh dan Menjaga Tradisi Lisan Madura

r-p-abd-sukur-notoasmoro
R.P. Abd Sukur Notoasmoro

Keluarga R. P. Abd. Sukur Notoasmoro mulai dari ayah hingga leluhurnya merupakan keluarga yang tak pernah lepas dari kebiasaan bergelut dengan ilmu pengetahuan. Sehingga kemudian menjadi sebuah tradisi yang mengakar kuat. Di tengah dimanjanya kaum bangsawan Sumenep dengan gaji bulanan (onderstand), kendati yang menerima bukan pegawai pemerintah, tidak membuat keluarga Sukur kehilangan ghirah (antusias) untuk menuntut ilmu. Pendidikan pertamanya ditempuh di Verpolg School (sekolah pribumi), lalu Gubernemen Kelas Doea, Perguruan Nusantara (Schakel School) dan berbagai kursus bahasa asing, dan lain-lain.

Sejak kecil Pak Sukur terkenal sebagai pribadi yang cerdas. Beliau juga dikenal sebagai sosok yang pandai berdiplomasi. Waktu sekolah pun Pak Sukur merupakan siswa yang menonjol dan selalu juara satu. Kehidupan Pak Sukur juga sarat dengan aktivitas yang sangat berbau Madura. Pemikiran dan ide-idenya seputar budaya, seni, dan bahasa Madura seringkali membuat pakar-pakar terkait di masanya takjub. Sehingga tak jarang beliau selalu dihadirkan dalam setiap even-even berbau Madura sebagai narasumber, penyelia, maupun editor berbagai bentuk tulisan.

“Tak terkecuali juga menjadi rujukan kaum akademisi, kendati beliau tidak pernah menyentuh bangku perguruan tinggi,” kata Doktor Muhammad Saidi.

Responses (2)

  1. Bagaimana dengan Kelg Besar Kudonatpodho & Pratamingkusumo…saya ada Jatah Pesarean Di ASTA TEGGIH….heeee…was

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.