C. Penutup
Kurang bertanggungjawabnya penutur dan pengguna sastra Madura untuk memikirkan dan melestaikan sastra madura dapat berakibat buruk pada keberlangsungan sastra Madura. Sebuah hal yang sangat disayangkan apabila sastra Madura yang dinilai tinggi kualitasnya harus punah di tangan penuturnya.
Mencermati dan mengkaji fenomena hidup dan matinya sastra Madura adalah salah satu cara untuk melestarikan dan mengembangkan sastra ini. Dengan pengkajian ini, diharapkan ancaman terhadap keberadaan sastra Madura akan dapat diketahui sedini mungkin sehingga dapat diambil langkah antisipatif sebelum ancaman tersebut benar-benar menghancurkan sastra Madura.
Tulisan ini telah memaparkan berbagai ancaman terhadap sastra Madura. Ancaman ini apabila tidak segera ditanggulangi akan berdampak buruk bagi sastra Madura di masa yang akan datang. Rekomendasi yang ditawarkan tulisan ini cukup sederhana. Mulailah mencicil untuk melakukan lima langkah yang ditawarkan di atas jika tidak ingin sastra Madura termasuk dalam salah satu sastra yang punah.
Referensi
- Anton, Syaf. 2012. Menggali Puing-puing Sastra Madura yang Tersisa. http://sosbud.kompasiana.com/2012/05/11/menggali-puing-puing-sastra-madura-yang-tersisa-456582.html. Diakses 24 Maret 2013 jam 11.30
- Anton, Syaf. 2008. Mengembangkan Ingatan Kelestarian Sastra Madura. https://lontarmadura.com/mengembangkan-ingatan-kelestarian-sastra-madura-2/#ixzz1llbUOYmx. Diakses 24 Maret 2013 jam 11.30
- Azhar, N, Iqbal. 2008. Bahasa dan Sastra Dalam Berbagai Perspektif: Ketika Bahasa Madura Tidak Lagi Bersahabat Dengan Kertas dan Tinta. Yogyakarta: Tiara Wacana
- Azhar, Iqbal Nurul. 2009. Karakter Masyarakat Madura dalam Syair-syair Lagu Daerah Madura. ATAVISME Volume 12, Nomor 2, Edisi Desember. Surabaya. Balai Bahasa Surabaya
- Djunaidah, Dju (2009) Representasi Filosofi Hidup yang Ada dalam Sastra Madura Modern. Masters thesis, Magister Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia.
- Hariyadi, M. Dkk.1981. Sastra Madura modern : cerkan dan puisi : inventarisasi, klasifikasi, dan analisis komparatif dengan sastra Indonesia modern. Jakarta. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Jasin, Moh. 2005. Paramasastra Madura: Sato’or Malathe Pote. Bangkalan: tidak dipublikasikan
- Kusnadi, Drs, M.A. 2008. Strategi Pelestarian dan Pengembangan Bahasa dan Sastra Madura. Makalah dipresentasikan dalam Kongres I bahasa Madura 15-19 Desember 2008
- Sofyan, Akhmad. 2008. Variasi, Keunikan, dan Penggunaan Bahasa Madura. Surabaya. Balai Bahasa Surabaya
- Zuhdi, Halimi.2009. Sastra Madura dan Kekerasan. www.penulislepas.com. Diakses 24 Maret 2013 jam 11.30
Judul asli : Membicarakan Sastra Madura: Dari Potensi, Realita, Dan Harapan, diangkat dari: http://pusatbahasaalazhar.wordpress.com/artikel-sastra/membicarakan-sastra-madura-dari-potensi-realita-dan-harapan/
*) Iqbal Nurul Azhar, Universitas Trunojoyo, JL. Raya Telang PO.BOX 2 Kamal, Dipublikasikan dalam Prosiding Seminar Nasional Bahasa Ibu, 2013. Diterbitkan atas kerjasama FKIP UNS dan Penerbit Yuma Pustaka.
Tulisan berkelanjutan











