Semalam di Madura, Promosikan Seni Budaya Madura

Salah satu penampilan tari
Salah satu penampilan tari

Rangkaian peringatan hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke 485, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar acara Semalam di Madura dan dipusatkan di Monumen Arek Lancor Pamekasan, Sabtu (31/10/2015) malam

Kemeriahan acara yang juga ditujukan untuk mempromosikan seni dan budaya Madura, dihadiri pimpinan empat Kabupaten di Madura, dari Pamekasan, Sampang, Bangkalan dan Sumenep.

Dengan mengangkat tema “Madura in Art and Culture Diversity” atau keragaman seni dan budaya Madura menampilkan beberapa kesenian seni tari tradisi dari masing-masing kabupaten di Madura yang dibuka dengan Tari Senom asal Pamekasan, sebagai tari penyambutan tamu.

Kemudian disusul Tari Blijjha’an dan Tari Karepek Tanggu’ dari Pamekasan, Tari Bu’ Marliyeh dari Kabupaten Bangkalan, Tari Remoh Madhura, dari Kabupaten Sampang dan Tari Nyadhar dari Kabupaten Sumenep.

Bupati Pamekasan, Ahmad Syafii berharap kegiatan semalam di Madura mampu menampilkan Madura dalam bentuk tampilan budaya yang baik dan menarik. Dan juga mampu memberikan kesan positif dengan menampilkan kreasi yang baik.

Ia juga berharap kedepan dalam acara yang sama mampu menampilkan ide kreatif yang lain yang bisa digunakan untuk mempromosikan Pamekasan dan Madura ke kancah yang lebih luas.

“Kegiatan ini hendaknya menjadi momentum untuk merefleksikan diri dan menggugah kesadaran, tekad dan semangat untuk selalu bangga terhadap Madura dengan segala potensi dan budayanya,” ungkap Syafii.

Dirinya mengajak masyarakat agar keragaman budaya Madura bisa menjadi alat pemersatu yang bisa mengangkat harkat dan martabat masyarakat Madura. (syaf/foto:kompas.com)

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.