Hal ini tentu saja dapat diperkirakan bahwa seorang Arya Wiraraja mengetahui seluk-beluk daerah ini dan yang lebih memungkinkan bahwa ia mempunyai garis keturunan dari Lamajang yang kemudian menjadi bekal utamanya dalam membangun suatu fondasi kerajaan di daerah ini. Hal ini dikuatkan dengan pemberitaan Pararaton yang rnenyebutkan bahwa ada seorang babatangan yang jika diartikan adalah seorang tukang ramal atau tokoh spiritual yang menjadi penasihat masalah kenegaraan Kerajaan Singasari yang bernama Banyak Wide yang keturunan sesepuh di Desa Nangka.
Banyak Wide pada masa pemerintahan Raja Kertanegara ini masih berusia cukup muda namun merupakan seorang penasihat yang cerdik dan mumpuni. Banyak Wide dilahirkan pada tahun 1232 Saka sebagaimana disebutkan dalam Babad Pararaton sebagai berikut:
- Sira Banyak Wide atuwuh patang puluh tiga dukparnalayu”
Artinya:
- Ia Banyak Wide berumur 43 tahun pada peristiwa penyerangan Melayu.
Artikel bersambung;











