Kepunahan bahasa Madura terhadap bahasa Indonesia tidak bisa lepas dari pembicaraan tentang peranan bahasa Madura terhadap bahasa Indonesia. Ada dua peranan besar yang dimainkan bahasa Madura terhadap keberadaan bahasa Indonesia
Lontar Madura
Tulisan Tebaru
Eksistensi dan Fenomena Bahasa Madura
Ancaman terhadap eksistensi bahasa Madura telah mulai terlihat dalam fenomena alih bahasa Madura tulis ke dalam bahasa Indonesia. Bahasa Madura telah mulai hilang dalam tulisan. Hal ini didukung oleh fakta-fakta menarik yang penulis temukan di lapangan
Ketika Bahasa Madura Tidak Lagi Bersahabat dengan Kertas dan Tinta
Untuk mempertahankan bahasa Madura dari kepunahan, hanya ada satu cara yaitu berusaha menggalakkan kembali kegiatan menulis dengan menggunakan bahasa Madura
Perkembangan Sastra Madura Memprihatinkan
Sastra Madura telah mati, sebab tak lagi mempunyai majalah Berbahasa Madura. Buku-berbahasa Madura tak laku jual. Sastra Madura tak lagi punyai kader penulis muda,
Ikan Kanglengnga yang Baik Budi
Hingga saat ini warga Ketapang tidak berani menyantap ikan Kanglengnga karena ikan tersebut telah berjasa menyelamatkan Buyut Langgar, seorang tokoh yang sangat mereka cintai dan hormati.
Asal Muasal Desa Gili Bangkalan
Gili Anyar tidak terlepas dari sejarah desa Gili Timur. Hal ini karena pemberi nama desa ini tidak lain adalah Buju Robbo atau nama aslinya Markun.
Stereotipe Orang Madura
Stereotipe secara sederhana dapat dikatakan sebagai pencitraan atau pelabelan secara diskriminatif dengan hanya menampilkan salah satu sisi atau sebagian kecil saja
Puisi Ritual Madura
Puisi-puisi ritual yang digunakan untuk memohon hujan, terdapat di desa-desa terpencil atau di tepi pantai. Jenis puisi ini digunakan dalam upacara pantil, cahhe’, ratep,dan pojiyan.
Puisi Mainan Anak-Anak Madura
Puisi mainan anak-anak di Madura pada umumnya berupa nyanyian dan sulit dimengerti maknanya. Kesulitan tersebut adalah karena unsur bunyi yang agak dominan,
