Dia seorang pangeran di Madura yang melawan Belanda, lalu ditangkap dan dibuang ke Afrika Selatan sampai akhir hayatnya. Barulah saya sadar bahwa orang yang kuburannya dikeramatkan orang di Pulau Robin adalah Cakraningrat IV dari Madura. Ketika saya menjabat Mensesneg saya perintahkan Sekretaris Militer Kepresidenan untuk berkoordinasi menelaah riwayat perjuangan Cakraningrat IV.
Lontar Madura
Tulisan Tebaru
R. A. Mangkuadiningrat, Tokoh Pejuang Keluarga Bangsawan
Nama Mayor Raden Ario Mangkuadiningrat bagi kalangan masyarakat Madura, khususnya Sumenep cukup dikenal dan populer dipanggil, Ja Mangko. Ja Mangko merupakan salah satu tokoh yang banyak berperan dalam perjuangan mempertahankan kedaulatan RI yang waktu itu masih berupa “bayi” kemerdekaan.
Tradisi Pir-piran, Meriahkan Lebaran Ketupat
Pir-piran ini setiap tahun dilakukan. Warga bersilaturahim dengan keluarganya di desa sebelah. Bahkan warga dari desa lain berkunjung ke sini, makanya ramai sekali,” ucap Misbah, 43, warga Desa Bandaran, Sampang.
Tradisi pir-piran dilakukan tiga kali dalam setahun. Yakni setelah Idul Fitri, setelah Lebaran ketupat, dan setelah Idul Adha. ”Kami sengaja tidak bekerja. Bukan hanya nelayan, semua pekerjaan lain ditinggalkan. Sebab acara ini tidak bisa ditinggalkan,” imbuhnya
Pemain Ojhung Dibekali Pemukul Rotan
Tradisi Tarung Pukul Rotan, Ojhung! Lumajang mempunyai beragam tradisi yang masih terjaga hingga sekarang. Salah…
Rekomendasi Kongres I Bahasa Madura
Para akademisi, budayawan dan seniman bahkan pemerhati dari luar negeri itu merumuskan 19 poin rekomendasi yang terbagi dalam tiga kebijakan, yaitu pengkajian, pengembangan dan pembinaan.
Bahasa Madura Terancam Punah?
ancaman akan kepunahan Bahasa Madura, sama halnya Adengan ancaman terhadap kepunahan budaya dan tradisi yang ada di Madura. Sebab bahasa menunjukkan identitas, suatu daerah dalam konteks ke-Indonesia-an.
Malu Berbahasa Madura
alasan lain yang menyebabkan orang Madura enggan menggunakan bahasanya sendiri, karena mereka merasa malu menggunakan Bahasa Madura. Sangat jarang Bahasa Madura digunakan di ruang publik, layaknya Bahasa Jawa.
Kongres Bahasa Madura, Catatan yang Tersisa
Banyak pihak menyayangkan Kongres Bahasa Madura sebagai forum tertinggi dalam menetapkan bahasa ibu ini tidak lagi dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Tradisi Luk-Culuk Sambut Datangnya Lailatul Qadar
Dalam tradisi Luk-culuk tidak ada keterangan yang jelas, sejak kapan tradisi ini dimulai. Namun yang pasti, warga desa setempat berkeyakinan bahwa tradisi tersebut merupakan warisan dari nenek moyangnya,
