Oleh Mien A. Rifai Tanèyan lanjhâng yang secara khas digelar di hadapan rumahnya, yang karena…
Lontar Madura
Tulisan Tebaru
Aroma Du’remmek dan Kembhâng Campor Bhâbur
Oleh Mien A. Rifai Budaya Madura mengenal adanya du’remmek dan kembhâng campor bhâbur yang dalam…
Sèkep Pelambang Kejantanan Seorang Pria Madura
Oleh Mien A. Rifai Keris––yang dalam Bahasa Jawa disebut curigo––merupakan salah satu bentuk pengejawantahan keksatriaan…
Tentang Kuliner: Ètèk sè Nyongkem
Oleh Mien A. Rifai Sekalipun bangsa Indonesia tidak mempunyai sebuah sajian masakan pemersatu yang dapat…
Pembudidayaan Bhâlungka’ dan Tèkay Madura
Oleh Mien A. Rifai Pada kesempatan terdahulu (Rifai 2014) sudah dinyatakan bahwa sebagai salah seorang…
Sekilas Falsafah “Abhântal Ombâ’ Asapo’ Angèn”
Oleh Mien A. Rifai Karena sedari kecil sering didongengi bahwa dirinya merupakan keturunan Sang Saghârâ––putra…
Pengembangan Bahasa Madura dan Problematikanya
Oleh Mien A. Rifai Bagaimana dengan Bhâsa Madhurâ Sendiri? Pada pihak lain, pergaulan bernuansa internasional…
Sumbangan Budaya Madura Kepada Kebudayan Nasional
Keharusan Penggalian dan Pengembangandemi Pelestarian Nilai Luhur Budaya Madura Oleh Mien A. Rifai Karena menyadari…
Kisah Pangeran Jaka Lombang dan Puteri Cemara Udang
Untuk menghormati jasa puteri Cemara itu sang Raja memberi nama pohon cemara itu sebagai pohon Cemara Udang dan pantainya dinamakan pantai Lombang.
