Keberadaan tata rias pengantin di Madura ini tak hanya memiliki nilai estika maupun filosofi positif. Tata rias pengantin atau paes di Madura ini juga mampu menampilkan sisi beda dari kedua mempelai; yakni mempelai perempuan terlihat menjadi lebih cantik juga anggun, dan yang pria terlihat lebih tampan serta gagah.
Tradisi Madura
Tradisi Madura merupakan nilai yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Madura, yang selama ini menjadi titik tolak dalam pola hidup dan kebanggaan masyarakat Madura
Ojhung dan Disiplin ala Penguasa
Tubuh dan Sistem Kekuasaan Larangan pemerintah setempat bukan tanpa alasan. Selain masalah resiko fisik, seni…
Tongkat Madura, Jamu Spesial untuk Wanita
Tongkat Madura adalah ramuan untuk merapatkan vagina, selain untuk merapatkan vagina manfaat lain dari tongkat madura ini adalah membersihkan dan merapatkan miss-V, sehingga akan terasa bersih dan kesset, barang ini bekerja seperti spons yang menyerap air dengan cepat.
Tradisi Tunangan di Jangkong, Diarak dengan Kuda
Tradisi bertunangan bagi warga Desa Jangkong, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sangat berbeda dengan daerah lain. Bila lamaran tunangan atau hajatan lainnya tepat pada Bulan Asyuro, maka harus mendatangkan kuda lebih dari 27 ekor dan diarak keliling desa setempat
Mengenal Pangantan Jamang, Tradisi Anak Madura
Pangantan Jamang dahulu merupakan permainan anak-anak di Madura kala waktu senggang, namun seiring dengan perjalanan waktu permainan tan-pangantanan telah menjadi tradisi di Madura, Sumenep khususnya
Tradisi Pir-piran, Meriahkan Lebaran Ketupat
Pir-piran ini setiap tahun dilakukan. Warga bersilaturahim dengan keluarganya di desa sebelah. Bahkan warga dari desa lain berkunjung ke sini, makanya ramai sekali,” ucap Misbah, 43, warga Desa Bandaran, Sampang.
Tradisi pir-piran dilakukan tiga kali dalam setahun. Yakni setelah Idul Fitri, setelah Lebaran ketupat, dan setelah Idul Adha. ”Kami sengaja tidak bekerja. Bukan hanya nelayan, semua pekerjaan lain ditinggalkan. Sebab acara ini tidak bisa ditinggalkan,” imbuhnya
Pemain Ojhung Dibekali Pemukul Rotan
Tradisi Tarung Pukul Rotan, Ojhung! Lumajang mempunyai beragam tradisi yang masih terjaga hingga sekarang. Salah…
Tradisi Luk-Culuk Sambut Datangnya Lailatul Qadar
Dalam tradisi Luk-culuk tidak ada keterangan yang jelas, sejak kapan tradisi ini dimulai. Namun yang pasti, warga desa setempat berkeyakinan bahwa tradisi tersebut merupakan warisan dari nenek moyangnya,
Tradisi Keket Menyambut Musim Kemarau
Tradisi keket juga ditampilkan dalam pentarungan di tempat terbuka seperti lapangan atau tegalan, diselenggarakan sebagai ritual menyambut musik kemarau. Karena pada saat tersebut, warga Madura mulai menikmati hasil penen dari lahan pertanian mereka.
