Ada beberapa nilai yang terkandung dalam upacara pelet kandung. Nilai-nilai itu antara lain adalah: kebersamaan, ketelitian, gotong royong, keselamatan, dan religius.
Lontar Madura
Tulisan Tebaru
Upacara Selamatan Kandungan Masyarakat Madura
Penyelenggaraan upacara pelet kandung diadakan ketika usia kandungan seseorang telah mencapai tujuh bulan. Sebelum upacara diadakan, pada bulan pertama
Bedah Buku Mencari Madura
Latief Wiyata yang kelahiran Sumenep itu, mengurai banyak hal tentang materi tulisan dibukunya. Tokoh satu ini yang dikenal memiliki idealisme tinggi dalam mempertahankan sosial budaya Madura itu, mengatakan bahwa dirinya pernah dengan tegas menolak pembangunan PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) di Bangkalan
Saronen, Musik Rancak dari Madura
Ciri khas instrument musik Saronen tumbuh berkembang di masyarakat Madura. Bunyi yang dihasilkannya perpaduan karakteristik dan identitas masyarakat Madura
Sesisir Pisang Kiai: Sedikit tentang Kosmologi Madura
Struktur sosial menyuruk jauh kedalam kosmologi Madura, terutama masyarakat desa. Bagi mereka, menghormati kiai , sesuai posisi sosio-relijiusnya yang tertinggi
Musahur, Pensiunan Guru SD yang Hasilkan Lima Buku Setelah Pensiun
Guru Musahur, Nama Sudah Tidak Asing Bagi Masyarakat Kangean dan sekitarnya. Dia telah menuntaskan tugasnya sebagai Seorang pengajar pada 1999 lalu
Makna Maulud Nabi Dalam Pertautan Tradisi Toron
Tradisi toron yang telah membudaya antara lain termotivasi dengan peringatan Maulud dapat memacu etnis Madura untuk bekerja keras di negeri tetangga seberang
Tradisi Toron: Konstruksi Agama, Budaya atau Sosial
Tradisi toron masyarakat Madura atau mudik rasanya merupakan hal yang biasa karena bisa terjadi di kalangan berbagai bangsa dan etnis di dunia.
Tradisi Toron Etnis Madura
Tradisi toron masyarakat Madura atau mudik rasanya merupakan hal yang biasa karena bisa terjadi di kalangan berbagai bangsa dan etnis di dunia.
