Selain Asta Tinggi, Asta Syeh Yusuf , Asta Gumok dan yang lain, Asta Buju’ Panaongan yang tertelah di Desa Panaongan, Pasongsongan Sumenep juga diminati oleh para penziarah kuburan keramat.
Tokoh Madura
Sebagai bentuk apresiasi para tokoh dan pejuangan dari Madura, yang banyak memberikan konstribusi terhadap perkembangan di Madura
Tokoh-Tokoh yang Bersemayam di Asta Tinggi Sumenep
Asta Tinggi merupakan tempat pemakaman keluarga raja-raja Sumenep terletak di desa Kebunagung (bisa dimaknai kebunnya…
Jejak-Jejak Sunan Cendana di Kwanyar Bangkalan
Ketika itu Syekh Zainal Abidin atau Sunan Cendana akan melakukan sholat di sebuah masjid dan mencari sumber air untuk melakukan wudhu’ dari ujung timur hingga barat desa tidak menemukan air yang dapat dijadikan wudhu’
Nyai Cendana Tokoh Ulama Madura Barat
Nyai Cendana atau Ratu Cendana, atau sebutan sepadan lainnya yang bermakna Isteri Sunan Cendana, tokoh Ulama dan Waliyullah Agung di Madura
Gugurnya Sang Patih Kiai Angabei Mangundireja
Gugurnya Sang Patih Kiai Angabei Mangundireja hampir bersamaan dengan datangnya Panembahan Sumolo, yang langsung bertolak dari Semarang pasca menerima kiriman surat
KH. Ahmad Basyir Pernah Menjadi Pemimpin Pasukan Penyebar
Ahmad Basyir selaku Ex Cdt Kompi Sabilillah di Guluk-guluk ditugasi sebagai pemimpin pasukan penyebar, beranggotakan sembilan orang IVG (Inlichtingen Velligheids Groep). Mereka melakukan gerakan bawah tanah secara illegal (sernbunyi-sembunyi) dan banyak hasil yang telah dilakukan
Kiai Abdullah Sajjad, Ditembak Belanda Saat Sholat
Kiai Abdullah Sajjad meminta idzin kepada Belanda agar diberi kesempatan melaksanakan Sholat sunnah. Permintaannya dituruti oleh Belanda,
Ziarah ke Pasarean Nyorot Kiai Asiruddin Batuampar
Diriwayatkan, beberapa tahun setelah Kiai Asiruddin wafat, ayahnya, Bindara Bungso juga menghadap ke hadlirat-Nya. Jenazah Bindara Bungso lantas dimakamkan di sebelah timur Kiai Asiruddin. Lurus atau berjejer. Namun, atas ijin Allah SWT,
KH Abi Sudjak, Pejuang dan Pendiri NU Sumenep
Almarhum KH Abi Sudjak sangat dikenal di kalangan masyarakat Sumenep. Lebih-lebih kaum nahdliyin. Dia merupakan sosok ulama ahli Tarekat Alawiyah yang juga tokoh NU pertama di kabupaten ujung timur Madura.
