Masyarakat Madura sendiri sudah lupa akan seni budaya Madura bahkan tidak mau mengakui darah Madura mengalir didalamnya. Hal ini menyebabkan lemahnya budaya
Lontar Madura
Tulisan Tebaru
Marginalisasi Bahasa Madura dan Usaha Pengembangannya
Bahasa Madura tidak mengalami marginalisasi, tetapi yang ada yaitu tidak adanya kesepahaman antar pemilik dialek. Ketidaksepahaman ini ternyata memunculkan konflik pengkaidahan bahasa Madura,
Tradisi Komantanan Sampang Suku Madura
Seiring perkembangan jaman Tradisi Komantanan di Sampang, mulai dilupakan, tradisi yang merupakan warisan leluhur suku Madura itu, tampaknya mulai diingat kembali oleh para tokoh adat dan budayawan Sampang
Menikmati Hijaunya Alam Waduk Klampis
Yang membedakan Waduk Klampis dengan Waduk lainya adalah keindahannya masih alami. Seperti belum terjamah oleh tangan manusia. Itulah ciri Khas Waduk Klampis
Mengenal Busana Tradisi Madura
Melalui gaya busana tradisional Madura, saya ajak Anda untuk melihat lebih dekat mengenai budaya Madura, melalui tradisi busananya . Ikuti tulisan ini
Ramuan Madura Khusus Bagi Perempuan
Indonesia memiliki keragaman budaya yang cukup menarik. Dari mulai tradisi, adat, makanan bahkan obat tradisional…
Madura: Sejarah, Sastra, dan Perempuan Seni
Perempuan seni dalam dimensi patriarki masyarakat Madura, telah menciptakan kelonggaran relasi gender. Seni pertunjukan yang tidak meninggalkan tradisi diasporik masyarakat Madura
Upacara Adat Pengantin dan Busana Sumenep
Dalam upacara pengantin, tak lepas dari nilai tradisi busana yang dikenakannya. Demikian pula pengantin dan busana Sumenep,sangtat kental dengan tradisi macam ini
Pamekasan Masa Pemerintahan Ronggosukowati
Pangeran Ronggosukowati naik tahta menggantikan ayahnya pada tahun 1530. Untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya, beliau banyak berbuat dengan jalan membenahi dan membangun kota
