Sastra Madura  

Peran Media Cetak Terhadap Sastra Madura

Sastra Madura yang hidup dan berkembang di Pulau Madura ini yang seharusnya menjadi salah satu sumbu peradaban masyarakat Madura, kini dirasa mengalami kemunduran, sehingga masyarakat penikmatnya kesulitan mendapatkan literatur sastra Madura.

Sastra Madura  

Memadurakan Sastra Madura

Bahasa Madura merupakan salah satu yang menjadi identitas. Bahwa, meski tidak tinggal di Pulau Madura, belum tentu mereka bukan orang Madura. Mereka yang tinggal di mayoritas pulau di Sumenep, dan beberapa kabupaten di Pulau Jawa merupakan orang Madura

Tradisi Madura  

Pakem Tata Rias Pengantin Madura

Keberadaan tata rias pengantin di Madura ini tak hanya memiliki nilai estika maupun filosofi positif. Tata rias pengantin atau paes di Madura ini juga mampu menampilkan sisi beda dari kedua mempelai; yakni mempelai perempuan terlihat menjadi lebih cantik juga anggun, dan yang pria terlihat lebih tampan serta gagah.

Tokoh Madura  

Sultan Abdurrahman Pakar Sejarah dan Budaya

Sultan Pakunataningrat memang dikenal sebagai seorang yang pakar di bidang bahasa, sastra, budaya, sejarah. Darah dari pihak ibunya, yaitu putri Adipati Semarang, trah Suroadimenggolo, dikenal sebagai keluarga bangsawan yang memiliki perhatian besar terhadap pengetahuan.

Tradisi Madura  

Tongkat Madura, Jamu Spesial untuk Wanita

Tongkat Madura adalah ramuan untuk merapatkan vagina, selain untuk merapatkan vagina manfaat lain dari tongkat madura ini adalah membersihkan dan merapatkan miss-V, sehingga akan terasa bersih dan kesset, barang ini bekerja seperti spons yang menyerap air dengan cepat.

Tradisi Madura  

Tradisi Tunangan di Jangkong, Diarak dengan Kuda

Tradisi bertunangan bagi warga Desa Jangkong, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sangat berbeda dengan daerah lain. Bila lamaran tunangan atau hajatan lainnya tepat pada Bulan Asyuro, maka harus mendatangkan kuda lebih dari 27 ekor dan diarak keliling desa setempat