Mendambakan Sumenep berbudaya luhur dilakukan penyatuan visi dan aksi orang-orang idealisme, bukan orang-orang yang hanya berpikir pragmatis, apalagi egois.
sumenep
Sumenep Tempo Dulu dan Masa Kini
Sejak dinobatkannya Arya Wiraraja, sebagai Adipati Sumenep 1269 sampai 1929 H, Sumenep dipimpin 36 raja. Sedang sejak 1929 sampai sekarang telah dipimpin 16 Bupati.
Prosesi Hari Jadi Sumenep ke 744, Masyarakat Tak Menikmati?
Pergelaran Prosesi Hari Jadi Sumenep, banyak kalangan menyayangkan, karena pergelaran prosesi tidak banyak dinikmati oleh masyarakat luas
Hari Jadi Sumenep ke 744, Keluarga Bangsawan Disingkirkan?
Hari Jadi Sumenep ke 744, tampaknya menyisakan pertanyaan, khususnya bagi keluarga bangsawan Sumenep, mereka merasa disingkarkan.“Saya tidak tahu kenapa?”, ujar Muchtar.
Prosesi Hari Jadi Sumenep ke 744 Digelar
Peringatan Hari Jadi Sumenep yang ditetapkan pada tanggal 31 Oktober 1269 M, diperingati dalam gelar prosesi penobatan Arya Wiraraja sebagai Adipati Pertama
Desa Pinggirpapas, dari Garam sampai Nyadar
Pinggirpapas masuk wilayah Kecamatan Kalianget, merupakan wilayah yang masyarakatnya sebagai petani garam. Masyarakat Pinggirpapas juga memiliki tradisi Nyadar
Asal Muasal Nama Desa Prenduan
Sebuah tempat dijadikan tempat stirahat kuda Jokotole disebut parenduan. Sampai saat ini warga Prenduan masih sangat hafal tentang asal nama Prenduan ini.
Penyebaran Islam di Sumenep dan Perkembangannya
Penyebaran Islam dimulai dari Malaka, ada yang langsung ke Minangkabau dan Jawa Timur, di Gresik dan Tuban. Dari Gresik, kemudian berlanjut ke arah Madura.
Sumenep Masa Pra Kemerdekaan
Jangankan Sumenep, Mataram yang merupakan kerajaan besar dan mempunyai pasukan perang puluhan ribu, juga tidak mampu menghadapi tentara Belanda. Yang dapat dilakukan oleh para Sultan Sumenep kala itu yakni melalui politik “ajhala sotra” (menjala sutra), atau menyindir tingkah Belanda secara halus dan samar
