Tidak lagi menjadi sesuatu yang asing ketika melakukan diskursus terkait dengan masa depan Madura. Entah siapa pertama kali yang membumikan isu pemetaan
Lontar Madura
Tulisan Tebaru
Carok Sebagai Bentuk Kesenian Madura
Pesilat carok merupakan seni mengayukan celurit. Seni ini mengutamakan kelincahan dan kecepatan menarikan celurit ke atas, samping, dan bawah, dan berputar
Madura, Akulah Darahmu
Aku terbang memeluk bulan
dan memetik bintang-gemintang
di ranting-ranting roh nenekmoyangku
di ubun langit kuucapkan sumpah:
– madura, akulah darahmu.
Madura Masa Lalu, Kini dan Masa yang Akan Datang (1)
Sosok orang Madura akan segera dikenal oleh siapapun karena mereka memang mempunyai ciri tersendiri, khususnya bila mereka berbicara. Penjual sate, soto, tukang
Madura Masa Lalu Kini dan Masa yang Akan Datang (2)
Pertengahan abad ke 19 Madura mempunyai status sama dengan Jawa, yaitu dikuasai pejabat kolonial. Raja dijadikan petugas pribumi, digaji seperti rekannya di Jawa
Madura: Etalase Islamic Tourism di Era Global
Dalam perkembangannya, pertumbuhan ekonomi dan perubahan karakteristik psikografi dan demografis wisatawan di negara-negara asal menciptakan…
Madura: DTW Pasca Jembatan SURAMADU
Aksesibilitas dalam konteks Daerah Tujuan Wisata (DTW) merupakan syarat yang terpenting sekali untuk objek wisata , bahkan sebagai prasyarat bagi keberlangsungan proses pariwisata
Menggagas Pariwisata Khas Madura dalam Kompetisi Global
Melihat pertumbuhan pariwisata yang terus meningkat dewasa ini bersamaan dengan peningkatan konsumsi komoditas wisata sebagian masyarakat di negara-negara maju dan masyarakat Indonesia.
Kilasan Kenangan Hitam, “Carok” pada Masyarakat Madura
Carok hanya tinggal kenangan, kenangan hitam dari sifat egois anak manusia dalam upaya mempertahankan martabat dan harga diri
