elajahi sejarah dan karakteristik sastra Madura, dari tradisi lisan hingga sastra modern. Pelajari nilai-nilai budaya, tokoh sastrawan, dan upaya pelestariannya di era digital.
Lontar Madura
Tulisan Tebaru
Legenda Gunung Kembar
Nur sangat sedih mendengar ucapan Akbar, tetapi Nur tetap berusaha sekuat tenaga untuk tetap mencari sumber air. Akibat kemarau yang semakin panjang maka air semakin sulit di cari. Akhirnya Nur tidak mau lagi menunggu. Iapun berniat mencari sumber air dengan cara menggali tanah untuk mencari sumber air.
Kisah Tasbih Biji Nyamplong Adi Poday
Adi Poday merupakan seorang petapa sakti yang mengukir sejarah di ujung Timur nusa garam. Lahir dari kalangan keluarga ulama. Secara genealogi, ia masih merupakan anggota saadah
Batu Mak Dengkeng di Pulau Sakala
Dari sumber yang sama, di Sakala ada (selain) Mak Dengkeng, ada juga Liang (goa) dan Sumur Tua. Menurut legenda, goa (liang) yang ada di tempat tersebut bersambung dengan Mak Dengkeng
Permainan Anak Madura dan Nilai Kehidupan yang Terkandung di Dalamnya
Permainan tradisional Madura mengandung banyak nilai positif yang penting bagi perkembangan anak. Setiap jenis permainan memiliki aspek pembelajaran yang dapat membentuk karakter anak sejak dini
Kearifan Lokal Etnis Madura dalam Menjaga Identitas Budaya
Masyarakat Madura memiliki beragam kearifan lokal yang tetap lestari hingga kini. Salah satu yang paling terkenal adalah tradisi rokat tasek, kerapan sapi dan lainnya
Arca Shiwa di Dusun Mincay Desa Patenteng Bangkalan
Arca-arca tersebut dipercayai sebagai dewa yang bisa memberikan kesejahteraan dan kemakmuran dalam hidupnya. Ritual yang dilakukan adalah menyembah arca-arca tersebut dengan maksud berdoa untuk meminta keselamatan dari segala bahaya
Menelisik Jejak Sastrawan Madura
Madura dikenal banyak melahirkan karya yang menjadi bagian penting kesastraan Indonesia, terutama Sumenep. Untuk itu, perlu kiranya dibuka pembicaraan seperti apa dan bagaimana perjalanan awal kesastraan di Madura.
Nilai Estetis Ritual Pojhiân Hodo
Selain unsur Islam, budaya Madura juga memengaruhi bentuk ritual Pojhiân Hodo. Unsur Madura dapat dilihat dalam teks mantra yang menggunakan bahasa Madura.
