
Struktur pohon cemara memang sangat bagus dan indah, terutama pada akar-akarnya yang cenderung menghampar dan tampak sangat kukuh. Sehingga bila pohon cemata diletakkan di pot yang lebar dan datar, terasa sekali kesan ketuaan pada batang pohon cemara tersebut.
Demikian pula karakter kulit kayunya yang berwarna coklat tua dan bergaris-garis serta daunynya yang memanjang dan halus, sangat terasa nilai keindahan tersebut.
Namun untuk pohon yang ukuran tanggung yang biasa dimanfaat sebagai hiasan pohon di taman, demikian indahnya bila daun-daunnya dibentuk sedemikian rupa serta rantang yang bercang-cabang akan tampak seperti miniatur pohon besar di tengah padang.
Pantai Lombang dikenal dari mulut ke mulut, ketika banyak wisatawan dari luar dan lokalberkunjung untuk menikmati keindahannya. Saat itu Lombang masih perawan, pemerintah setempat belum menyentuhnya, baru kemudian ketika sudah ramai dikunjungi baru dijadilah wilayah obyek wisana dengan dibangunnya beberapa fasilitas.
Meski demikian ternyata tidak menyelesaikan perawatan pohon yang menghijau itu, karena ditengarai lahan pesisir tersebut adalah milik warga. Terjadilah tarik ulur tentang hak-hak garap wisata pantai tersebut.
Dengan kondisi seperti itu, wisatawan yang akan mengunjungi pantai tersebut harus berjalan kaki untuk mencapai pantai, karena pohon cemara masih malang melintang sepanjang kurang lebih satu kilometer di gugusan gunung pasirnya. Selain menikmati pantai, para wisatawan juga tertarik pada keaslian pohon cemara udang (Casuarinab equesetifolia).
Banyak yang memesan pohon cemara ini untuk dibawa pulang. Akhirnya cemara udang menjadi komoditas bisnis yang tak terelakkan. Ribuan pohon cemara udang disetek dan dibawa ke beberapa kota besar dalam jumlah ratusan truk.
Akibatnya, ribuan pohon cemara udang besar, yang masih asli, ikut juga terangkut ke luar Madura. Pengangkutan cemara udang dalam skala besar sudah berlangsung lama, sehingga yang tersisa kini hanyalah pohon generasi ketiga.

Bagi seniman Sumenep, pantai Lombang merupakan sumber inspiratif dalam segala aktifitas seni. Mereka memanfaat pantai yang teduh itu bukan sekedar tempat berleha-leha, tapi juga tempat dimana mereka bisa membangun kekuatan imajinasi dalam bentuk karya seni, baik dalam bentuk karya sastra, seni rupa dan lainnya, bahkan kerap dijadikan tempat latihan para kelompok teater.
Dibanding dengan Pantai Kuta, Bali, yang kesohor ke mancanegera. Namun, jika dibandingkan dengan Pantai Lombang, banyak pihak memuji Lombang. Sebab keistimewaan Lombang, memiliki garis bentang pantai yang panjang dan mencapai sekitar 20 kilometer, sehingga membuat wisatawan bisa memilih tempat bersantai dengan leluasa.








