Pettong popo bagi orang Madura bukan kekerabatan final. Itu sekedar penanda untuk lebih mudah mengingat. Karena bagi orang Madura “bile reya tada’ popona”
Budaya Madura
Mengenal dan memahami tentang Madura, melestarikan dan mengembangkan budaya Madura sebagai kebanggaan kebudayaan nasional
Mendambakan Sumenep Berbudaya Luhur
Mendambakan Sumenep berbudaya luhur adalah merancang pembangunan berbasis jiwa untuk membentuk pikiran dan tindakan terhormat. Itu dilakukan dengan penyatuan visi dan aksi orang-orang yang masih punya idealisme dalam kehidupan, bukan orang-orang yang hanya berpikir pragmatis, apalagi egois
Mendambakan Sumenep Berbudaya
Mendambakan Sumenep berbudaya luhur dilakukan penyatuan visi dan aksi orang-orang idealisme, bukan orang-orang yang hanya berpikir pragmatis, apalagi egois.
Budaya Nyadar, Upacara Tanda Syukur
Onggosuto bernadzar jika pada tanggal dan bulan panas matahari (musim kemarau) tahun depan usaha garam tersebut tetap memberikan hasil, akan melakukan upacara tanda syukur
Desa Pinggirpapas, dari Garam sampai Nyadar
Pinggirpapas masuk wilayah Kecamatan Kalianget, merupakan wilayah yang masyarakatnya sebagai petani garam. Masyarakat Pinggirpapas juga memiliki tradisi Nyadar
Sobung
Penggambaran kesedarhanaan, keluguan dan kekonyolonan orang Madura digambarkan sedemikian rupa, hingga siapapun mendengar cerita akan jadi tersenyum, seperti tentang sobung dibawah ini:
Budaya Dasar Masyarakat Madura
Masyarakat Madura adalah masyarakat yang kolekitivis, hal ini terbukti dengan adanya kelompok- kelompok tertentu yang berada dalam masyarakat Madura itu sendiri
Persebaran Agama Islam di Madura
Persebaran agama Islam di Madura tersebut tidak hanya melalui dari jalur perdagangan saja, tetapi juga dari peranan para wali yaitu dari Sunan Ampel dan Sunan Giri yang mengutus murid muridnya ke madura. Bahkan Islam datang ke Madura ini merupakan hasil penyebaran dan pengajaran oleh sunan Giri
Penyebaran Islam di Sumenep dan Perkembangannya
Penyebaran Islam dimulai dari Malaka, ada yang langsung ke Minangkabau dan Jawa Timur, di Gresik dan Tuban. Dari Gresik, kemudian berlanjut ke arah Madura.
