Seorang penyeru dakwah bernama Sayyid Ali Murtadha yang menuju arah Timur dan mendarat di sebuah pulau yang dikenal sekarang dengan Sepudi. Di sanalah dia menyiarkan agama baru, Islam pertama di kepulauan Sepudi.
Sejarah Madura
Berbagai informasi menarik tentang sejarah awal Pulau Madura, serta sejarah berdirinya wilayah di Pulau Madura termasuk perjuangan prajurit Madura melawan penjajahan
Islamisasi Bangsawan Madura
Bagian terpenting dari proses Islamisasi ini melalui islamnya kalangan bangsawan di kala itu. Sehingga, sekitar abad ke 16 dan seterusnya, semua kerajaan dan begitu juga masyarakatnya sudah Islam, utamanya setelah penguasaan Mataram atas kerajaan-kerajaan Madura antara abad ke 16-17.
Negara Madura, dari Federal ke NKRI
Untuk mempermudah pembentukan Negara Madura, Belanda melakukan suatu blokade ekonomi dan agresi militer. Belanda mengerahkan kekuatan yang terdiri dari pasukan KL, KIEL dan Veligheids Brigade. Selain itu Belanda menyiapkan suatu Batalyon khusus, yaitu “Pasukan Cakra”
Mengurai Situs Terpendam di Kebunagung Sumenep
Desa Kebunagung Sumenep menyimpan peta situs-situs penting yang selama ini terpendam kejayaan masa lalu sekaligus sebagai informasi sejarah yang belum terurai
Serangan Final Belanda Besar-Besaran Ke Sumenep
Tentara Belanda melakukan serangan final (doorstoot) secara besar-besaran, pada tanggal 11 Nopember 1947, ke arah Sumenep yang dilindungi dengan beberapa pesawat terbang dan udara. Dengan segala upaya prajurit Madura melakukan pertahanan
Pusat Pemerintahan Sipil Pindah Ke Sumenep
Keadaan seluruh Madura dalam suasana tercekam, baik di kalangan pasukan maupun rakyatnya, karena ancaman serangan besar-besaran dari tentara Belanda ke pertahanan terakhir di Sumenep telah di ambang pintu
Serangan Balasan Terhadap Belanda di Desa Morsomber
Pejuang Madura mengadakan serangan balasan terhadap Belanda, sehingga terjadilah pertempuran sengit, di mana korban seorang tentara Prajurit Angkatan Darat
Penghianatan Dalam Pertempuran Klampar
Kelongsongan peluru yang bertumpuk dekat jenazah yang gugur membuktikan bahwa para parjurit Madura telah memberi perlawanan hebat dalam pertempuran Klampar yang tragis dan menyedihkan sebelum mereka gugur.
Serangan Umum di Kota Pamekasan
Serangan umum besar-besaran dengan gencar dimuntahkan peluru mitraliur dan mortir dari pihak Belanda ke Kota Pamekasan, akibatnya banyak memakan korban bagi rakyat. Ini merupakan pukulan berat bagi para pejuang Madura
