Raden Tumenggung Sosrodiningrat menggantikan kedudukan ayahnya sebagai Bupati Madura barat dengan gelar Cakraningrat III. Suatau saat terjadi perselisihan antara Cakraningrat dengan menantunya, Bupati Pamekasan yang bernama Arya Adikara. Untuk menghadapi pasukan dari Pamekasan, Cakraningrat III meminta bantuan dari pasukan Bali.
Lontar Madura1081 Posts
Penggalian Sejarah Bangkalan
Kekuasaan Cakraningrat di Madura hanya terbatas pada Bangkalan, Blega dan Sampang. Pemerintahan Madura mulanya ada di Sampang, dipindahkan ke Tonjung Bangkalan
Dari Nama Sampai Kejayaan Kerajaan Bangkalan
Konon, kata Bangkalan berasal dari kata “bhangka” dan ”la’an” yang artinya “mati (tewas) dan “t’lah/sudah”. Istilah ini diambil dari legenda tewasnya pemberontak sakti Ke Lesap yang tewas di wilayah Madura Barat.
Situs Bersejarah Sumur Daksan, Tempat Semedi Pangeran Trunojoyo
Sumur Daksan merupakan pertapaan Pangeran Trunojoyo masa penjajahan Belanda dan merupakan sumur tua yang berbentuk jurang dengan kedalaman sekitar empat meter
Sobung
Penggambaran kesedarhanaan, keluguan dan kekonyolonan orang Madura digambarkan sedemikian rupa, hingga siapapun mendengar cerita akan jadi tersenyum, seperti tentang sobung dibawah ini:
KH. Zaini Mun’im Sosok Ulama Pencinta Ilmu
Tokoh NU yang satu ini, KH. Zaini Mun’im, sangat apresiatif terhadap kerukunan antar ummat, dan belian akan marah bila ummat dikotak-kotakan dan dibeda-bedakan. Beliau lebih suka mencari persamaan persamaannya daripada mempertajam perbedaannya.
Budaya Dasar Masyarakat Madura
Masyarakat Madura adalah masyarakat yang kolekitivis, hal ini terbukti dengan adanya kelompok- kelompok tertentu yang berada dalam masyarakat Madura itu sendiri
Daftar Tokoh Madura pada Jaman Kerajaan
Pada Jaman Kerajaan, Tokoh Madura banyak kontrubusinya terhadap pembangunan Madura , baik di wilayah Madura Barat, Madura Tengah maupun Madura Timur. Siapa mereka?
KH. Oesman Mansoer: dari Pejuang sampai Rektor
Sewaktu Jepang masuk Indonesia, dia pulang ke Malang. Sejak itu, mulai aktif di organisasi kepemudaan Ansor. Bahkan, menjadi Ketua GP Ansor Cabang Malang, menjadi Komandan Laskar Sabilillah di Malang pada 1949, dan sempat menjadi tangan kanan KH Masykur, Panglima Sabilillah
