Disebutkan pada awal bait, secara filsafat dapat di teropong sebagai masa bulan madu, yang diiringi dengan suasana gembira dan bahagia dalam irama gamelan, dhe’- nondhu’ (dhu’-nondhu’ artinya masa menunduk), yaitu rasa bahagia tetapi diliputi rasa malu, hati yang tenang karena sudah berlabuh kebahagiaan.
Lontar Madura1081 Posts
Nilai Kesejarahan Syair Dhe’ Nong Dhe’ Ne’ Nang
Selain nilai kesejarahan, syair Dhe’ nong dhe’ ne’ nang mempunyai pengertian mengangkat ritualisme melalui jalur pengantin anak-anak, sebagaimana harapan penciptanya (anonim) agar lebih mudah dan leluasa dijiwai oleh masyarakatnya, yaitu ritual pengantin yang diangkat menjadi tradisi (folklore).
Tan-Mantanan, Tradisi Permainan Anak Madura
Awalnya tradisi permainan anak Madura, Tan-Mantanan atau kerap disebut Tan-Pangantanan dilakukan secara sederhana. Terdiri dua kelompok, yaiutu putra dan putri
Barongsai Meriahkan Hari Jadi Sumenep
Memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke 742, digelar atraksi kesenian barongsai, jenis kesenian yang berasal dari negeri Cina di depan Masjid Agung Sumenep
Memaknai Popularitas Anekdot Bahasa Madura
Selain kekonyolan yang sering ditonjolkan, banyak bahasa Madura yang tak sesuai dengan kaidah dan realitas bahasa Madura. Itu banyak kita temui
Cerita Orang Madura, Tentara dan Polisi
Suatu saat, di sebuah bis kota yang penumpangnya berjubel seseorang bertanya kepada salah satu penumpang yang badannya kekar dan berambut pendek : “Maaf pak, apakah sampiyan Polisi ?
Sandhur Pantel: Pembuka Pintu Langit
Upacara ritual Sandhur Pantel berkaitan dengan prosesi perjalanan hidup manusia era millenium ini masih banyak dilakukan masyarakat, terutama masyarakat tradisional.
Edhi Setiawan : “Mencerahkan Madura”
Edhi Setiawan leluhurnya berasal dari Hokkian, China, yang datang ke Madura sekitar abad ke-17 pada masa peralihan dinasti Ming ke Ching. Ia generasi ke-8
Karapan Sapi Gubeng 2011, Rebut Piala Presiden
Kerapan Sapi Gubeng memeperebutkan piala Presiden berlangsung meriah, di Pamekasan , dengan suasana terik matahari yang cukup mencekam. Anda pernah menyaksikan
