Masing-masing Divisi terbentuk suatu Komando Pusat Pertempuran (COPP). Pembentukan COPP terjadi di tengah pertempuran dan geiIya, sehingga tidak terpikir untuk meng-Indonesia-kannya.
Lontar Madura1081 Posts
Aksi Militer Belanda di Madura
Aksi Militer Belanda di Madura dapat dipertahankan oleh Resimen Batalyon TNI, serta badan-badan kelasyakaran, rakyat jelata, serta para kiyai Madura, termasuk kaum wanita, yang tergabung dalam Perjuangan Rakyat Semestra
Lok-alok dalam Iringan Koreografis dan Musikal
Bahasa yang digunakan dalam lok-alok sangat berbeda. Dideklarnasikan dan tanpa nyanyian, dengan larik bebas dan bukan larik berima, bahasa itu sama sekali tidak terkait dengan gerak tari
Lokakarya Pengembangan Seni Budaya Daerah
Persoalan budaya daerah, khususnya budaya daerah di wilayah Madura, ditengarai mengalami kemunduran apresiasi dari masyarakatnya sendiri, termasuk dikalangan generasi muda
Pelestarian dan Pengembangan Budaya Madura
Pengembangan budaya ini tidak bisa dilakukan sambil lalu secara gradual, melainkan harus ada arah yang jelas. Kita perlu belajar kepada masyarakat Jepang yang menghidupkan kembali semangat bushido, atau kepada orang Tionghwa yang mentransfer ajaran perang Sun Tzu menjadi teori-teori manajemen dan
Mewujudkan Madura Berdaya dan Berbudaya Madura
Orang Madura menghadapi kendala yaitu munculnya “stereotype” atau citra jelek tentang orang Madura, sehingga orang luar atau etnis lain mengidentikkan orang Madura dengan watak sangar, keras, mudah menghunus senjata, suka memaksakan kehendak
Sekep: Nilai Pusaka Madura
Bentuk pusaka yang paling dominan dipergunakan kalangan bangsawan ialah keris pusaka. Pada masyarakat tradisional Madura pusaka juga disebut sebagai sekep. Sekep melambangkan kedigdayaan dan harga diri
Penguasa Pra Islam Terakhir Kerajaan Sumenep
Pangeran Saccadiningrat II (Raja Sumenep VIII) Berdasarkan garis keturunan, sebenamya yang menggantikan P. Saccadiningrat I…
Babad Songenep Genealogi Raja-Raja Sumenep
Peristiwa peperangan yang terjadi antara Sumenep dan Bali tidak disebutkan sama sekali dalam Babad Songenep. Sedangkan cerita Si Panunggang si Mega
