Cung-Kuncung Konce, Terkandung Pendidikan Seks

Posted on01/04/2011
Ada kalangan menyebut, bahwa mainan  (folklore) Cung-kuncung konce (sastra lisan) mengandung unsur pornografi. Namun bila dilihat dari makna yang tersirat maupun cara bermainnya, terasa sekali unsur atau konotasi pornografi dan lebih tepat “pendidikan seks’, ada didalamnya. Kenapa demikian?
Alasan pertama, makna seks tentu tidak dapat dikatagorikan secara umum, namun kalau diperhatikan justru Cung-kuncung konce sangat tepat dimainkan, karena pada jamannya, tradisi masyarakat (Madura) masih berkepahaman bahwa seks dianggap sesuatu yang sangat sakral khususnya pada pasangan suami istri (pengantin baru).