Legenda Kiai Abdurrahman atau Kiai Raba dari Pamekasan

Posted on04/08/2012

Agus Siswoyo

Pada masa pemerinRonggo Sukowatitahan Pangeran Ronggosukowati pernah terjadi kemarau yang panjang. Selama dua tahun tidak turun hujan di keraton Pamekasan sehingga pepohonan dan tanaman lainnya menjadi kering, daunnya berguguran. Sungai-sungai tak berair, sawah tidak dapat ditanami dan tegalan tanahnya pecah-pecah. Lahan yang semula tampak hijau, berubah menjadi kecokelat-cokelatan, sehingga banyak ternah yang kehausan dan mati. Semua itu merupakan tanda bahwa persediaan pangan penduduk desa mulai menipis.

Pangeran Ronggosukowati selaku penguasa Keraton Pamekasan berupaya keras untuk menyiapkan segala sesuatu agar daerah kekuasaannya tidak paceklik. Selain itu, upaya batin pun dilakukannya, yaitu dengan cara semadi. Pangeran Ronggosukowati menyatukan perasaan dan … Baca selanjutnya .....