Gejala Erosi dan Pendangkalan Budaya Madura

Posted on24/06/2012

Dewasa mi orang Madura sudah mulai enggan mempelajari nilai-nilai / peninggalan I sejarah budaya Madura. Pengajaran-pengajaran mengenai hal tersebut diatas amat jarang dilakukan di sekolah-sekolah. Bahasa Madura mulai ditinggalkan dan tidak dipergunakan dalam rumah tangga orang Madura perkotaan. Mereka lebih suka menggunakan Bahasa Indonesia.

Nama-nama tempat di Madura, banyak yang di Indonesia-kan, dan terasa dipaksakan sehingga lepas dan makna sebenarnya. Seperti Manding Daja menjadi Manding Daya, Topote Lao’ menjadi Batu Putih Laut, Baru menjadi Waru. Nama-nama Madura yang Islami seperti … Baca selanjutnya .....