Bindoro Saud, Raja Ke 29 Memimpin Kerajaan Sumenep

Bagi mereka yang tidak setuju terhadap ketentuan diatas dianjurkan lebih baik meninggalkan kerajaan Sumenep dan kembali ke Pamekasan, Sampang atau Bangkalan.diceritakan bahwa yang tinggal di Sumenep masih cukup banyak karena masih banyak yang cinta kepada Ratu Tirtonegoro.Sebagaimana telah diceritakan bahwa Bendoro Saud dengan Isterinya yang pertama Nyai Isza mempunyai dua orang anak sedangkan dengan Ratu Tirtonegoro tidak mempunyai keturunan.

Pada suatu waktu Ratu Tirtonegoro memanggil dua orang anak dari Bendoro Saud dan disuruh untuk menghadap kekeraton, setelah mereka sampai kekeraton mereka menyembag dan duduk berjauhan dengan Bapak dan ibu tirinya karena itu satu persatu dipanggilnya dan yang datang pertama ialah yang tertua dengan menyungkem kepada ayahnya terlebih dulu, setelah itu datanglah yang putera yang kedua dan ialah Somala yang menyungkem terlebih dahulu pada ibu tirinya dan dilanjutkan pada Bapaknya.

Ratu Tirtonegoro lalu berkata sebagai wasiat yang diingat oleh sekretaris Kerajaan ialah sebagai berikut : “kelak kemudian hari apabila ayah dari kedua orang anak ini meninggal maka yang diperkenankan untuk mengganti menjadi Raja Sumenep adalah anaknya yang nomor dua yang bernama Somala”.

Kedua anak itu atau diijinkan tinggal dikerajaan beberapa waktu lamanya setelah itu ia minta diri untuk kembali kerumah ibunya di Batu Ampar, setelah Tirtonegoro (Bendoro Saud) meninggal dunia dalam tahun 1762, maka sesuai wasiat Ratu Tirtonegoro yang menggantikannya ialah Somala dengan bergelar Panembahan Notokusumo I.

Beberapa kejadian selama pemerintahan Somala ialah sebagai berikut : pemisahan Kabupaten Panarukan dari daerah Sumenep, yang sebelumnya memang termasuk wilayah kerajaan Madura, pembikinan keraton Sumenep yang sekarang menjadi Rumah Kabupaten dan pembangunan Masjid Jamik dikota Sumenep tahun 1763.

Pada tahun 1810 Panembahan Somala diminta datang oleh Kompeni ke daerah Semarang untuk ikut serta menjaga daerah pesisiran berhubung dengan timbulnya peperangan antara Belanda dan Inggris, sewaktu Somala tidak ada di Sumenep inggris datang menyerang dari lautan dengan kapal perangnya yang mempergunakan meriam sampai di Pantai Soroka.

46 comments

  1. saya ini konon keturunan dari bindoro saod dari cicitnya yg punya gelaran yaitu agung karnil/koronil , apakah betul agung karnil itu cicit apa cucu dari bindoro saud? dan mohon infonya nama asli dan kebenarannya ! sbb saya belum bisa kesumenep karena suatu hal yg tak pernah bisa dan mencari kebenaran silsilah tersebut….mks lontar

    1. Nama Agung Karnil/Koronil selama masih belum dimunculkan dalam catatan sejarah Sumenep. Untuk melacak nama tersebut tampaknya butuh penelusuran lebih dalam. Namun tetap akan kami usahakan cari info dari teman-teman sejarawan.
      Terima kasih atensinya

  2. Assalamu alaikum ya ayyuhal ikhwan wal akhwat banil adam wa ummati nabi muhammad saw , al-faqir sangat butuh penjelasan dari keturunan panembahan maos pati yang berhubungan dengan sulthanul al-amir syaikh syarif sa’ud abdurrahman al-maduriyyah / bindhara/bintoro/raden saod dan mohon penjelasanya yang akurat keturunan panembahan maos pati dan bintoro saod yang ada di wilayah jawa timur khususnya daerah kabupaten jember

    1. Waalaikumsalam Wr wb

      Rantai silsilah antara Panembahan Maospati dengan Bindara Saod, tampak cukup jauh, karena rentetan nama Maospati belum termaktub dalam literatur sejarah Bindara Saod.
      Kumungkinan itu bisa terjadi, namun butuh pendalaman penelusuran.

      Perlu diketahui literasi sejarah yang ada di Sumenep/Madura banyak yang hilang pada saat masa penjajahan Belanda, dan diangkut ke negeri Belanda.

      Kemngkinan bisa ditemukan titik terang bila ditelusuri di perpustakaan Leden Belanda, yang kerap dilakukan para peneliti untuk Madura

  3. Mohon infonya, menurut kabar, putra Bindara Saod ada yang singgah dan menetap di Kalibaru Banyuwangi, mohon penjelasan apakah yang ada di Kalibaru tersebut memang benar masih keturunan Bindara Saod? Mohon juga disertakan dengan silsilah keturunan Bindara Saod yang lengkap…

    1. Kemungkinan tersebut bisa terjadi. Untuk lebih jelasnya silakan cari dan kunjungi saja ke Sumenep. Ada salah seorang pemerhati sejarah yang nantinya bisa membantu, sebab beliau mencatat (dengan ukuran kertas cukup lebar) dengan detail silsilahnya.

  4. Kalau adipati pertama penarukan/situbondo itu masih keturunan keraton sumenep juga ya?

  5. Saya dari indramayu
    Konon kata kakek buyut saya, leluhur saya itu dari madura.
    Bani H. Ali suta melaya indramayu Keturunan dari pakunataningrat IV

    1. Kemungkinan tersebut bisa terjadi, cuma masalahnya Madura daerah mana?. Madura terdiri 4 kabupaten, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Sumenep pernah menjadi pusat kejaraan Madura, juga di Bangkalan dan Pamekasan pernah berdiri kejayaan masa kerajaan/kadipaten. Pakunataningrat atau Sultan Abdurrahman lahir di Sumenep.

      Untuk lebih jelasnya, lebih baik anda datang langsung ke Sumenep, nanti bisa kami bantu menjadi silsilah keturunannya.

  6. Saya dari indramayu
    Konon kata kakek buyut saya, leluhur saya itu dari madura.
    Bani H. Ali suta melaya Keturunan dari pakunataningrat IV

  7. Saya dari kudus,kata kakek saya punya buyut di sumenep,di makam keluarga saya di kudus orang pertama di dimakamkan adalah simbah noyobongso anak dari pangeran panggung katanya makamnya di astatinggi lalu mau tanya apakah benar pangeran panggung masih keturunan sunan kudus dr kakeknya bendoro saud?

    1. Panembahan Sumolo tercatat memiliki delapan putra-putri dari tiga orang isteri. Putra pertamanya ialah Pangeran Panggung (Raden Ario Kusumodiningrat), yang lahir dari isteri Putri Adipati Sedayu. Putra tertua ini awalnya dipersiapkan mengganti ayahnya. Namun karena beberapa hal, Pangeran Panggung kurang disukai warga Sumenep. Sehingga dengan campur tangan pihak kolonial beliau diangkat menjadi Bupati Pasuruan, setelah sempat menjabat sebentar sebagai Adipati Sumenep sepeninggal Panembahan Sumolo.

      baca: http://www.lontarmadura.com/sultan-abdurrahman-pakar-sejarah-budaya/

  8. Saya punya kakek buyut bernama H.Asyari yg menikah dengan seorang putri keturunan keluarga kerajaan Sampang. H. Asyari keturunan kerajaan Sumenep. Mereka pada saat menikah dalam status janda neranak 3 dan duda beranak 4, yg kemudian setelah menikah, hijrah ke Kesamben, Blitar, Jawa Timur. Saya ingin menelusuri jejak keluarga kakek buyut saya. Jika ada yg tahu silsilah beliau, dimana kakek langsung saya lahir pada th 1901, maka mohon info dan kontak saya di 082142391181. Saya ingin menyambung tali silaturahim yg terputus sejak buyut saya wafat.

  9. Sy umar ishak dari kota pontianak kalbar mash keturunan bujuk arjeh yg makmnya terdpt di sebelah barat pasar tambelangan samang di desa bere oro. Kisah bujuk arjeh mnurut versi leluhur bahwa beliau adalah anak dari raden asirudin dia lari dari sumenep sebab di kejar belanda karena membuat kuda belanda terjungkal ke jurang. Kisah tentang kuda belanda ini sesuai dg keterangan kuntowijoyo dalam bukunya “sejarah msdura dari thn1850 sampai 1950” edisi thn 1993. Literatur buku ini berdasarkan arsip2 belanda tempo dulu. Dimana dlm buku itu di jelaskan bhwa terjadi kesenjangan antara keturunan raja dan belanda yg hidup mewah. Dimana turuna raja bahkan tak mampu memiliki dokar lengkap dgn kuda d kusirnya, sehingga ada diantara keturunan raja yg mengganggu kuda2 peliharaan belanda. Karna takut dihukum akhirnya bujuk arjeh lari ke arah barat dan menetap di kec. Tambelangan sampang. Menurut fersi lain setelah berbulan2 tak pulang dicarilah bujuk arjeh tsb oleh saudarnya dengan berpura2 menjadi pedagang keliling karena hawatir dimata matai belanda

  10. assalamualaikum nama sy hj sihrumiyana …maaf sy mau tanya apa ada perbedaan antara keturunan dan titisan ?? dan apa masuk diakal apabila keturunan atau titisan putri koneng msh bs ditemukan dizaman skrng ini ??? mohon maaf sekali sy bertanya spt ini krn benar2 bingung dg kondisi yg sedang sy hadapi,…mohon pencerahan admin mungkin bs memberi gambaran dan penjelasan pd sy agar lbh mengertii dan mem ahami yg sedang sy hadapi,…trmks

      1. Secara umum ”keturunan” bisa dipahami sebegai generasi, angkatan bila hal ini dipahami dalam silsilah. Asas yg menentukan bahwa kewarganegaraan seorang anak otomatis menurut kewarganegaraan ayahnya.

        Sedang ’titisan” menurut kebudayaan Jawa merupakan manusia yang lahir dengan kondisi sangat mirip perangainya, sifatnya, bahkan sampai bentuk fisiknya dengan leluhurnya terdahulu (bukan dilahirkannya kembali ke bumi).Titisan kerap disebut reinkarnasi.

        Maaf anda belum mengajukan pertemanan pada FB saya. Silakan:

        https://www.facebook.com/syafanton

  11. mohon maaf saya dari banyuwangi saya ingin tanya kyai ali ayah dari kyai syamhaji dan kyai samhaji memiliki istri yg bernama kanjeng ibu amrani dan memiliki seoran putri bernama mugina apakah yg saya sebutkan tadi diatas ada sangut pautnya dengan asta tenggi sumenep??? mohon jawaban nya??? trim sebelumnya

  12. Admin saya Andika,ada yg saya mau tanyakan,,saya pernah bermimpi ada seseoran yang menyebutkan nama Bindara Saud,setelah saya cari informasi baru saya mengetahuinya,,apakah beliau mempunyai pusaka bernama Tombak Kyai Konang,apakah ini merupakan pusaka keraton Sumenep..mohon infonya,,email saya filkia_herlina@gmai.com atau fb saya Maulana Andika Yudha Bakti terimakasih.

  13. sebelumnya mohon maaf. kalau boleh tanya,, apa admin ini juga keturunan raja2 sumenep??? terima kasih

    1. mungkin yang mas ariex maksud itu Raden Ario Atmowinoto (Agil). beliau adalah putra Raden Ario Atmowijoyo (‘Abdul Ghani), cucu Sultan ‘Abdurrahman, Sultan Sumenep

      1. Mau minta kontak anda (no hp, bbm, wa atau email) karena saya ingin tahu apakah Raden Antakusumah itu putera Sultan Abdurrahman? Saya punya ‘diary’ Sultan Abdurrahman. Silahkan hubungi saya 081210227668 atau di email ekaagustika@hotmail.com.
        Terima kasih

  14. kata nenek saya nenek saya adalah keturunan dari keraton sumenep.nama nenek saya adalah siti aminah anak dari nyai umi salama dan babak jaimin,neneknya bernama cut manisa dan H.moh.tahir dan neneksaya siti aminah tinggal di puger kab.jember.apakah bisa dicek kebenaran tersebut?mohon konfirmasinya

    1. Mas rachmat, coba mas ke desa curah takir kec tempurejo. Disana banyak keturunan keraton sumenep. Daftar Silsilahnya juga ada. Saya keturunan dari haji syukur yg keturunan keraton

      1. Kalau boleh tau, curah takir mana mas alamatny???
        Saya juga punya sodara di curah takir.
        Trims

  15. Saya mau tentang Kie Raksa Odang atau Kie Raksa Mina,karena menurut orang tua,sy adalah keturunanya,sedangkan sy sendiri blm pernah ke Sumenep.Rencana mau ke Sumenep siapa masih ada saudara sy disana.Sy sangat berterima kasih byk kpd saudara jika tdk keberatan memberi informasi tentang silsilah atau apa sj tentang Kie Raksa Odang.Atas segala bantuannya sy ucapkan terimakasih sy yg tak terhingga.hormat kami.Imam Ariefin.Kuta-Bali

      1. Nama sy Imam Arifin dr Kuta Bali.Sy pernah email ke sdr,sy sendiri sdh gak ingat lg kon sy krm email nya,yg sy tanyakan tentang silsilah ato keberadaan Kie Raksa Orang ato Kie Raja Mina sama Kie Mengolok di Kerajaan Sumenep,sudilah kiranya sdr memberi informasi yg sangat berharga pada kami.Atas segala bantuannya yg berharga ini kami ucapkan bpk terima kasih,mudah2an Allah Swt membalas amal baik anda.sekali sy ucapkan terima kasih byk

        1. Kie Raksa Orang atau Kie Raja Mina merupakan nama baru bagi kami. Akan kami coba membicarakan dengan para sejarahwan Sumenep. Hasilnya akan kami posting nanti

          1. Nama sy Imam Ariefin dr kuta.Balo.Tempo sy sempat bertanya tentang
            Kie Raksa Odang ato Kie Raksa Mina.Yg ingin sy tanyakan kembali tentang beliau ato sebagai apa di keraton, soanya sampai skrg
            Sy sebagai keturunannya blm tahu yg sebenarnya.
            Atas segala bantuannya yg berharga ini sy ucapkan terima kasih byk. Klobpk/ibu tdk keberatan sy minta no hpnya biar sy contak melalui telp
            Trima kasih

            1. Mohon maaf, tempo lalu saya tidak bisa langsung mencari jawaban dari pertanyaan anda. Selain kesibukan saya, saya telah konfirmasi beberapa pihak, namun belum menemukan jawaban pasti. Pertanyaan tersebut sebaiknya posting saja di akun FB saya: Syaf Anton, barangkali nanti ada pihak yang menanggapinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *